Inilah Teknik Atletik Lari Jarak Pendek Terlengkap No ratings yet.

Olahraga atletik jarak pendek pada dasarnya sama dengan olahraga atletik lainya, hanya terdapat perbedaan pada daya tahan tubuh, halangan dan jarak tempuh yang dekat. Pada olahraga atletik lari jarak pendek 100 meter lebih menekankan kecepatan daripada daya tahan tubuh. Karena olahraga ini tidak membutuhkan waktu yang lama, mungkin hanya bebrapa detik saja. Maka dari itu kita harus mngetahui hal apa saja yang terpenting dalam melakukan olahraga ini. Berikut adalah teknik dasar yang harus kamu ketahui.

Teknik Start Lari 100 Meter.

dailymail.co.uk
dailymail.co.uk

Dalam setiap perlombaan atletik lari ada 3 macam bentuk dalam melakukan start yaitu:

  1. Start jongkok (crouching start) teknik ini dipakai saat lari jarak pendek.
  2. Start berdiri (standing start) teknik ini dipakai saat lari jarak menengah, jarak jauh dan marathon.
  3. Start melayang (flying start) teknik ini dipakai saat saat lari sambung atau estafet oleh pelari yang kedua dan pelari selanjutnya.

Teknik Start Jongkok Dibagi Menjadi 3 Macam Posisi:

1. Start Pendek (Short startbunc start)

Pada garis start sampai block start depan diukur 16 inchi. Ketika melakukan jongkok lutut salah satu kaki berada di depan ujung kaki yang lain. Jika berdiri, bagian ujung kaki belakang kaki berada di samping tumit. Teknik start ini akan menghasilkan kecepatan yang tinggi jika dilakukan secara benar, teapi untuk anak-anak teknik start ini tidak cocok digunakan, sebab dengan posisi kaki yang berdekatan, peran kedua tangan juga akan terasa lebih berat, sehingga teknik start ini sesuai bila digunakan oleh atlet yang terlatih.

BACA JUGA  Inilah Teknik Dasar Tenis Meja yang Harus Kamu Ketahui

2. Start Menengah (Medium start)

Pada garis start sampai block start depan diukur 21 inchi. Ketika melakukan jongkok lutut kaki bagian belakang berada di samping lekukan telapak kaki depan. Teknik ini dapat menghasilkan kecepatan yang tinggi. Saat posisi ini dilakukan atlet perlu mengeluarkan tenaga yang cukup besar untuk melesat jauh dari block start dengan kecepatan tinggi. Karena itu teknik ini banyak digunakan oleh para atlet.

3. Start Panjang (Long start)

Pada garis start sampai block start depan diukur 21 inchi, dengan jarak antar block 26 inchi diantara block. Ketika melakukan jongkok lutut kaki bagian belakang berada di samping atau kira-kira sejajar dengan tumit kaki bagian depan atau bagian lutut berada sedikit lebih mundur, kedua telapak kaki saling berjauhan. Pada teknik ini jarang dilakukan oleh para atlet, hanya pelari yang mempunyai kaki panjang saja dalam melakukan teknik start ini.

Gerakan yang Dilakukan Saat Melakukan Lari Jarak Pendek.

Ketika aba-aba bersedia.

Saat ada aba-aba posisi lutut bagian belakang diangkat ke atas saat itu posisi pinggang otomatis akan mengikuti, sehingga tumpuan berada di ujung kedua kaki. Posisi punggung lurus, pandangan mata ke depan.

Ketika bunyi pistol atau aba-aba mulai.

Pada saat posisi ini atlet mengeluarkan tenaga penuh untuk melakukan reaksi yang sepat bertolak dari balok start. Saat mengangkat kedua tangan dan memulai untuk melakukan lari posisi badan tidak seimbang, hal ini umum dirasakan oleh setiap atlet karena sebagai tahap awal dari gerakan start.

3 Teknik  yang dilakukan Saat Melakukan Lari Jarak Pendek 100 meter.

zanda.com
zanda.com

1. Langkah Kaki

Salah satu faktor yang bisa mempengaruhi kecepatan lari adalah gerakan kaki atau langkah kaki. Jika kita berlari dengan menggunakan teknik yang salah. hal ini sangat berpengaruh pada kecepatan langkah kaki. Ada beberapa teknik gerakan kaki yaitu tahap melangkah (drive), kontak (contact), support dan tahap pemulihan (recovery).

2. Gerakan Tangan

Ketika melakukan teknik lari jarak pendek ayunan tangan akan bergerak lebih cepat dibandingkan dengan lari jarak menengah atau jauh. Hal ini disebabkan oleh pengaruh kecepatan lari.

3. Kemiringan Badan

Pada teknik lari jarak pendek ini posisi kemiringan badan lebih condong kedepan, tidak membusungkan dada dan juga tidak membungkukan tubuh, untuk pandangan mata sebaiknya tidak terlalu jauh mengarah kedepan, disarankan 5 sampai 10 meter kedepan.

Tetapi berbeda dengan kenyataan pada atlet kelas dunia, seperti Carl Lewis dan Ben Johnson, posisi badan mereka tidak condong kedepan, tetapi lebih cenderung menegakan badan. Hal ini dipengaruhi oleh kecepatan lari yang sangat tinggi, hingga badan otomatis akan menegak dengan sendirinya.

4. Teknik Ketika Mendekati Garis Finish

wordbypicture.com
wordbypicture.com
  • Berlari terus menerus dan tidak mengubah sikap lari.
  • Posisi dada sedikit dicondongkan ke depan, kedua tangan diayunkan dari bawah ke belakang. Di negara Amerika umumnya disebut merobohkan diri atau the lunge.
  • Posisi dada diputar menggunakan ayunan tangan ke depan atas hingga bahu sebelah sedikit maju ke depan.

Saat mendekati garis finish, teknik yang umum dipakai oleh pelari jarak pendek adalah dengan menggunakan cara posisi dada dicondongkan kedepan, kedua tangan di ayunkan ke belakang.

Please rate this


Rekomendasi

Leave a Comment