Gambaran Kehidupan di Surga menurut Al-Quran & Sunnah

GAMBARAN SURGA – Sungguh kenikmatan yang ada di dalam Surga itu tidak bisa dibandingkan dengan kenikmatan yang ada di dunia sekarang ini. Kenikmatan ini tidak bisa dirasakan oleh indera manusia, belum pernah didengar oleh siapapun, belum pernah dilihat oleh siapapun dan belum pernah terbetik dalam hati siapaun. Nabi Muhammad bersabda yang diriwayatkan oleh sahabat Abu Hurairah:

”Aku telah sediakan bagi hamba-hamba-Ku yang shalih (kenikmatan Al jannah) yang belum pernah dilihat mata, didengar telinga, serta terlintas di hati manusia. (HR. Muslim no. 2824)

Kenikmatan yang ada di surga menggambarkan bahwa Allah memberikan rahmatnya begitu luas sampai tidak terhitung oleh makhluknya. Namun hal itu bukan hanya semata-mata dari perbuatan amal shalih yang dilakukan oleh seorang hamba.

Bahkan nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam sebagai Imamul Anbiya adalah orang yang pertama kali mengetuk pintu surga, hal disebabkan tidak hanya karena amal shalihnya, namun karena rahmat Allah SWT.

فَإِنَّهُ لَنْ يُدْخِلَ الْجَنَّةَ أَحَدًا عَمَلُهُ قَالُوا وَلاَ أَنْتَ يَا رَسُولَ اللَّهِ ؟ قَالَ: وَلاَ أَنَا إِلاَّ أَنْ يَتَغَمَّدَنِيَ اللَّهُ مِنْهُ بِرَحْمَةٍ

“Sungguh bukanlah seseorang itu masuk al jannah karena amalannya. Para sahabat bertanya: “Demikian juga engkau wahai Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam Beliau berkata: “Demikian juga saya, melainkan Allah subhanahu wata’ala melimpahkan rahmat-Nya kepadaku. (HR. Al Bukhari no. 6463 dan Muslim no. 2816).

1.  Gambaran Istri-istri Penghuni Surga

mizanuladyan.wordpress.com
mizanuladyan.wordpress.com

Allah Berfirman dalam Surat Al Baqarah:

“Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezeki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan: “Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu.” Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri-isteri yang suci dan mereka kekal di dalamnya”. (Q.S Al Baqarah: 25)

Pada ayat di atas menjelaskan tentang Allah akan memberikan kabar gembira kenikmatan di surga bagi orang-orang yang beriman dan orang yang istiqomah dalam berbuat kebajikan yaitu dengan surga yang mengalir sungai-sungai dibawahnya.

Penghuni Surga juga akan mendapatkan kebutuhan makanan berupa buah-buahan dan disediakan pendamping pasangan yang suci yang sama sekali belum tersentuh oleh manusia. Hidup mereka akan kekal di dalamnya dan akan mendapatkan kebahagiaan kekal selamanya.

Allah Berfirman dalam Surat Ar Rahman ayat 72:

“(Bidadari-bidadari) yang jelita, putih bersih, dipingit dalam kemah.” (Q.S Ar Rahman: 72)

Bidadari-bidadari yang berada di surga dipingint dari kemah-kemah dan mereka itu dalam keadaan putih dan cantik jelita.

Allah Berfirman dalam Surat Ar Rahman ayat 70:

“Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang (berakhlak) baik-baik lagi cantik-cantik.” (Q.S Ar Rahman: 70)

Mereka mempunyai akhlak yang baik dan memiliki paras wajah yang sangat cantik.

Allah Berfirman dalam Surat Al Waqi’ah:

“Dan Kami jadikan bidadari-bidadari itu perawan. Penuh cinta kasih lagi sebaya umurnya. Kami ciptakan mereka untuk golongan kanan.” (Q.S Al Waqi’ah: 36-38).

Mereka sama sekali belum tersentuh oleh laki-laki lain dan bidadari-bidadari itu berusia sebaya, selalu tampil dalam keadaan perawan, penuh pesona dan cinta.

2. Kehidupan di Surga Sangatlah Istimewa

kumpulanmisteri.com
kumpulanmisteri.com

Dalam Surat Ad-Dukhan 51 – 59 dijelaskan bahwa kehidupan di Surga nanti sangatlah istimewa untuk orang-orang yang bertaqwa.

(51). إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي مَقَامٍ أَمِينٍ
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam tempat yang aman,

(52). فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ
(yaitu) di dalam taman-taman dan mata-air-mata-air,

(53). يَلْبَسُونَ مِنْ سُنْدُسٍ وَإِسْتَبْرَقٍ مُتَقَابِلِينَ
mereka memakai sutera yang halus dan sutera yang tebal, (duduk) berhadap-hadapan,

(54). كَذَٰلِكَ وَزَوَّجْنَاهُمْ بِحُورٍ عِينٍ
demikianlah. Dan Kami berikan kepada mereka bidadari.

(55). يَدْعُونَ فِيهَا بِكُلِّ فَاكِهَةٍ آمِنِينَ
Di dalamnya mereka meminta segala macam buah-buahan dengan aman (dari segala kekhawatiran),

(56). لَا يَذُوقُونَ فِيهَا الْمَوْتَ إِلَّا الْمَوْتَةَ الْأُولَىٰ ۖوَوَقَاهُمْ عَذَابَ الْجَحِيمِ
mereka tidak akan merasakan mati di dalamnya kecuali mati di dunia. Dan Allah memelihara mereka dari azab neraka,

(57). فَضْلًا مِنْ رَبِّكَ ۚذَٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ
sebagai karunia dari Tuhanmu. Yang demikian itu adalah keberuntungan yang besar.

(58). فَإِنَّمَا يَسَّرْنَاهُ بِلِسَانِكَ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ
Sesungguhnya Kami mudahkan Al Qur’an itu dengan bahasamu supaya mereka mendapat pelajaran.

(59). فَارْتَقِبْ إِنَّهُمْ مُرْتَقِبُونَ
Maka tunggulah; sesungguhnya mereka itu menunggu (pula).

BACA JUGA: Inilah 6 Gambaran Azab Neraka Jahannam Paling Mengerikan

3. Kehidupan di Surga Surat Al-Hijr Ayat 51-58

achmadkhabibi.blogspot.com
achmadkhabibi.blogspot.com

(41). قَالَ هَٰذَا صِرَاطٌ عَلَيَّ مُسْتَقِيمٌ
Allah berfirman: “Ini adalah jalan yang lurus; kewajiban Aku-lah (menjaganya).

(42). إِنَّ عِبَادِي لَيْسَ لَكَ عَلَيْهِمْ سُلْطَانٌ إِلَّا مَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْغَاوِينَ
Sesungguhnya hamba-hamba-Ku tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali orang-orang yang mengikut kamu, yaitu orang-orang yang sesat.

(43). وَإِنَّ جَهَنَّمَ لَمَوْعِدُهُمْ أَجْمَعِينَ
Dan sesungguhnya Jahannam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut syaitan) semuanya.

(44). لَهَا سَبْعَةُ أَبْوَابٍ لِكُلِّ بَابٍ مِنْهُمْ جُزْءٌ مَقْسُومٌ
Jahannam itu mempunyai tujuh pintu. Tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan yang tertentu dari mereka.

(45). إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada dalam syurga (taman-taman) dan (di dekat) mata air-mata air (yang mengalir).

(46). ادْخُلُوهَا بِسَلَامٍ آمِنِينَ
(Dikatakan kepada mereka): “Masuklah ke dalamnya dengan sejahtera lagi aman”.

(47). وَنَزَعْنَا مَا فِي صُدُورِهِمْ مِنْ غِلٍّ إِخْوَانًا عَلَىٰ سُرُرٍ مُتَقَابِلِينَ
Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang berada dalam hati mereka, sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan.

(48). لَا يَمَسُّهُمْ فِيهَا نَصَبٌ وَمَا هُمْ مِنْهَا بِمُخْرَجِينَ
Mereka tidak merasa lelah di dalamnya dan mereka sekali-kali tidak akan dikeluarkan daripadanya.

4. Selalu dalam Keadaan Sehat Jasmani dan Rohani

yayasanrahmatanlilalaminjakartatimur.org
yayasanrahmatanlilalaminjakartatimur.org

Rasulullah SAW bersabda;

“Seruan di Surga Di surga akan ada seorang penyeru yang berkata Sesungguhnya sekarang tibalah saatnya kalian sehat walafiat dan tidak menderita sakit selama-lamanya. Sekarang tibalah saatnya kalian hidup dan tidak mati selama-lamanya. Sekarang tibalah saat kalian tetap muda dan tidak tua selama lamanya. Sekarang tibalah saatnya bagi kalian bersenang-senang dan tidak sengsara selam lamanya.” (HR. Muslim).

5. Bidadari yang Sangat Cantik

setiawan-andri.blogspot.com
setiawan-andri.blogspot.com

Allah Ta’ala berfirman, “Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan.” (Qs. ar-Rahman: 58). Al-Hasan dan mayoritas ahli tafsir lainnya mengatakan bahwa yang dimaksudkan adalah bidadari-bidadari surga itu sebening yaqut dan seputih marjan.

Allah juga menyatakan,“(Bidadari-bidadari) yang jelita, putih bersih dipingit dalam kemah.” (Qs. Ar-Rahman: 72)
Maksudnya mereka itu dipingit hanya diperuntukkan bagi para suami mereka, sedangkan orang lain tidak ada yang melihat dan tidak ada yang tahu. Mereka berada di dalam kemah.

Hal ini adalah sedikit gambaran yang Allah berikan tentang bidadari di surga. Karena bagaimanapun gambaran itu, maka manusia tidak akan bisa membayangkan sesuai rupa aslinya, karena sesuatu yang berada di surga adalah sesuatu yang tidak atau belum pernah kita lihat di dunia ini.

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah Azza wa Jalla berfirman, “Aku siapkan bagi hamba-hamba-Ku yang shalih sesuatu yang tidak pernah dilihat oleh mata, tidak pernah didengar oleh telinga dan tidak pernah terlintas oleh pikiran.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Setelah mengetahui sifat fisik dan akhlak bidadari, maka bukan berarti bidadari lebih baik daripada wanita surga. Sesungguhnya wanita-wanita surga memiliki keutamaan yang sedemikian besar, sebagaimana disebutkan dalam hadits,

“Sungguh tutup kepala salah seorang wanita surga itu lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dan lagi, seorang manusia telah Allah ciptakan dengan sebaik-baik rupa,

“Dan manusia telah diciptakan dengan sebaik-baik rupa.” (Qs. At-Tiin: 4)

Dari Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha, ia berkata, “Saya bertanya, “Wahai Rasulullah, manakah yang lebih utama, wanita dunia ataukah bidadari yang bermata jeli?”

Beliau shallallahu’‘alaihi wa sallam menjawab, “Wanita-wanita dunia lebih utama daripada bidadari-bidadari yang bermata jeli, seperti kelebihan apa yang tampak daripada apa yang tidak tampak.”

Saya bertanya, “Karena apa wanita dunia lebih utama daripada mereka?”

Beliau menjawab, “Karena shalat mereka, puasa dan ibadah mereka kepada Allah. Allah meletakkan cahaya di wajah mereka, tubuh mereka adalah kain sutra, kulitnya putih bersih, pakaiannya berwarna hijau, perhiasannya kekuning-kuningan, sanggulnya mutiara dan sisirnya terbuat dari emas. Mereka berkata, ‘Kami hidup abadi dan tidak mati, kami lemah lembut dan tidak jahat sama sekali, kami selalu mendampingi dan tidak beranjak sama sekali, kami ridha dan tidak pernah bersungut-sungut sama sekali. Berbahagialah orang yang memiliki kami dan kami memilikinya.’.” (HR. Ath Thabrani).


Rekomendasi

1 thought on “Gambaran Kehidupan di Surga menurut Al-Quran & Sunnah

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.